Saya pernah membuat percakapan imajiner_sering.
Saya membayangkan kamu ada.
Tapi kamu lebih suka bercakap-cakap dengan kesunyian.
Maka saya bercakap-cakap juga dengan kopi, buku, tiang listrik, pohon nangka dan tali sepatu.
kami menggunjing si kesunyian agar ia malu dan segera hengkang,
jadi kopi, buku, tiang listrik, pohon nangka dan tali sepatu juga bisa pulang.
agar hanya tinggal saya dan kamu,
tanpa kesunyian