Cinta. sesungguhnya banyak tulisan yang membahas
tentang ini, beragam definisi, beragam cara, ya setiap orang mempunyai rasa
yang berbeda-beda dalam merasakan cinta, sayapun demikian.
Saya akan
memberi sedikit apa yang saya rasakan tentang cinta antara manusia dengan
manusia, Tentu saja tentang itu karena saya sendiri masih merasa tak sempurna
dalam mencintai Tuhan dan juga itu masih ranah privasi. tak apa semua memang
proses.
Banyak orang
menulis maupun berbicara cinta datang dari mata turun ke hati, memang banyak
orang yang mendefinisikan awalnya cinta seperti ini, masa laluku juga pernah
seperti itu sebelum menemukan sebenarnya bukan seperti itu. Itu hanyalah
kesalahan diri sendiri karena tak bisa menjaga hati, pandangan memang selalu
kabur ketika melihat sesuatu yang indah, sesuatu yang nampak dimata. Saya
memang harus memaafkan diri sendiri berdamai dengan masa lalu dan memulai yang
baru, apa yang saya pilih adalah masa depan dan merubah segalanya hingga saya
tersadar sesungguhnya suasana hati yang menentukan pengelihatan saya, cinta
datang dari hati naik kemata.
Oleh sebab
itu Cinta itu buta, mata kita tak bisa melihat tetapi hati tetap bisa melihat,
hati bisa merasakan. Walau kadang ada orang yang tidak peka akan hal ini karena tak bisa
menjaga hati, sehingga hati dikaburkan pengelihatanya. Pengelihatan memang
selalu mencari standar apa yang kita inginkan bukan apa yang sebenarnya kita
butuhkan. Dan apa yang kita butuhkan ini harus ikhlas dalam menerima maupun
memberi, kenyataan yang ada bisanya tak sesuai dengan dengan hati, kenyataan
merupakan pengelihatan kita yang berusaha di sesuakan dengan suasana hati yang
pada akhirnya hanya memunculkan penolakan, karena jelas hati bertolak belakang
dengan pengelihatan. Kita harus ikhlas membersihkan hati, harus tau apa yang
dibutuhkan oleh hati, dan harus tau bahwa hati tak meminta standar ini-itu,
saat hati merasa sepi bukankah ia hanya minta teman, saat sakit bukankah hanya
minta obat, saat gundah bukankah hanya minta ketenanagan. Yah semua itu kadang
dikaburkan oleh pengelihatan, sehingga memang harus dari hati naik kemata,
cinta harus datang hati naik kemata, tak lebih dan tak kurang. Cinta itu indah
jika datangnya dari hati, karena ia yang merasakan, ia yang meminta, ia yang memberi.
Sedang tubuh ini hanyalah wadah bagi hati agar ia dapat merasakan apa itu
cinta.
Ahh sudahlah
saya cerita tentang semua ini, maaf tulisanya banyak salah. Kesalahan dan Perbedaan
memang selalu ada, saya hargai itu. silahkan dikomentari jika kurang berkenan
dihati ~sekian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar