Kamis, 10 April 2014

CINTA DATANG


Cinta.  sesungguhnya banyak tulisan yang membahas tentang ini, beragam definisi, beragam cara, ya setiap orang mempunyai rasa yang berbeda-beda dalam merasakan cinta, sayapun demikian.

Saya akan memberi sedikit apa yang saya rasakan tentang cinta antara manusia dengan manusia, Tentu saja tentang itu karena saya sendiri masih merasa tak sempurna dalam mencintai Tuhan dan juga itu masih ranah privasi. tak apa semua memang proses.
Banyak orang menulis maupun berbicara cinta datang dari mata turun ke hati, memang banyak orang yang mendefinisikan awalnya cinta seperti ini, masa laluku juga pernah seperti itu sebelum menemukan sebenarnya bukan seperti itu. Itu hanyalah kesalahan diri sendiri karena tak bisa menjaga hati, pandangan memang selalu kabur ketika melihat sesuatu yang indah, sesuatu yang nampak dimata. Saya memang harus memaafkan diri sendiri berdamai dengan masa lalu dan memulai yang baru, apa yang saya pilih adalah masa depan dan merubah segalanya hingga saya tersadar sesungguhnya suasana hati yang menentukan pengelihatan saya, cinta datang dari hati naik kemata.

Oleh sebab itu Cinta itu buta, mata kita tak bisa melihat tetapi hati tetap bisa melihat, hati bisa merasakan. Walau kadang ada orang  yang tidak peka akan hal ini karena tak bisa menjaga hati, sehingga hati dikaburkan pengelihatanya. Pengelihatan memang selalu mencari standar apa yang kita inginkan bukan apa yang sebenarnya kita butuhkan. Dan apa yang kita butuhkan ini harus ikhlas dalam menerima maupun memberi, kenyataan yang ada bisanya tak sesuai dengan dengan hati, kenyataan merupakan pengelihatan kita yang berusaha di sesuakan dengan suasana hati yang pada akhirnya hanya memunculkan penolakan, karena jelas hati bertolak belakang dengan pengelihatan. Kita harus ikhlas membersihkan hati, harus tau apa yang dibutuhkan oleh hati, dan harus tau bahwa hati tak meminta standar ini-itu, saat hati merasa sepi bukankah ia hanya minta teman, saat sakit bukankah hanya minta obat, saat gundah bukankah hanya minta ketenanagan. Yah semua itu kadang dikaburkan oleh pengelihatan, sehingga memang harus dari hati naik kemata, cinta harus datang hati naik kemata, tak lebih dan tak kurang. Cinta itu indah jika datangnya dari hati, karena ia yang merasakan, ia yang meminta, ia yang memberi. Sedang tubuh ini hanyalah wadah bagi hati agar ia dapat merasakan apa itu cinta.

Ahh sudahlah saya cerita tentang semua ini, maaf tulisanya banyak salah. Kesalahan dan Perbedaan memang selalu ada, saya hargai itu. silahkan dikomentari jika kurang berkenan dihati ~sekian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar